Voting Perjanjian Brexit, PM Inggris Theresa May Kalah Telak

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengalami kekalahan telak dalam pemungutan suara di parlemen yang menentukan nasib rencana Brexit-nya, Selasa (15/1/2019) malam waktu setempat. Ia mengalami kekalahan hingga 230 suara setelah 432 anggota dewan menolak rancangannya sementara hanya 202 yang mendukungnya. Politisi lintas partai menolak rancangan Perjanjian Penarikan Diri atau Withdrawal Agreement yang saat ini merupakan…

Details

Brexit Menyakiti, China Mengobati

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di kurs acuan. Nasib rupiah pun serupa di perdagangan pasar spot. Pada Rabu (16/1/2019), kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.154. Rupiah melemah 0,5% dibandingkan posisi hari sebelumnya. Pelemahan rupiah di kurs acuan terjadi dalam 2 hari beruntun. Kemarin, rupiah juga melemah…

Details

Neraca Dagang 2018 Diproyeksikan Defisit?

  Badan Pusat Statistik (BPS) kembali akan merilis data perdagangan ekspor dan impor Indonesia. Kali ini BPS akan mengumumkan data ekspor dan impor untuk Desember 2018. Angka-angka tersebut bakal disampaikan langsung oleh Kepala BPS, Suhariyanto, pada pukul 11.00 WIB di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (15/1/2019). Selain mengumumkan soal ekspor dan impor, BPS akan turut menyampaikan…

Details

Pasar Asia Tangguh & Saham Tiongkok Cerah Sambut Voting Brexit

Pasar saham Asia tangguh pada perdagangan pagi hari Selasa, setelah para investor sekarang mengalihkan fokus mereka ke pemungutan suara yang akan datang di Inggris untuk kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Theresa May untuk meninggalkan Uni Eropa. Shanghai Composite China naik 1% sementara Komponen Shenzhen juga diperdagangkan 1,3% lebih tinggi pada pukul 09.11 WIB.Hang Seng Index…

Details

Donald Trump Bantah Pernah Jalin Kerja Sama dengan Rusia

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah pernah menjalin kerja sama terselubung dengan Rusia dan mencaci-maki laporan-laporan terbaru terkait dugaan hubungan khusus antara dirinya dan Moskow. Berbicara di hadapan wartawan di Gedung Putih, sebelum perjalanannya ke negara bagian Louisiana, dia berkata, “Saya tidak pernah bekerja untuk Rusia.” “Saya pikir itu memalukan bahwa Anda bahkan mengajukan…

Details

Pelemahan Ekspor dan Impor China Tekan Harga Minyak

Harga minyak dunia merosot sekitar 1 persen pada perdagangan Senin (14/1), waktu Amerika Serikat (AS). Pelemahan dipicu oleh data pelemahan ekspor dan impor China. Pasar khawatir pelemahan tersebut akan menekan permintaan minyak mentah sehingga harganya tertekan. Dilansir dari Reuters, Selasa (15/1), harga minyak mentah berjangka Brent turun US$0,61 atau US$59,87 per barel. Selama sesi perdagangan…

Details

Voting Brexit Bisa Picu Lebih Banyak Kekacauan Politik

Para anggota parlemen Inggris akan menentukan nasib rancangan kesepakatan Brexit yang diajukan Perdana Menteri Theresa May, Selasa (15/01/2019), dengan kurang dari tiga bulan sebelum Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa (UE). Hebatnya, usulan perjanjian May untuk keluar dari blok itu menghadapi kekalahan yang hampir pasti. Itu menjadi prospek kehancuran total pemerintah, proses keluar Inggris yang tidak…

Details

Pasar Ekuitas Asia Melemah Jelang Laporan Data Perdagangan Tiongkok

Pasar Ekuitas Asia melemah di perdagangan pagi hari ini setelah investor menunggu Tiongkok untuk mengetahui data ekonomi jumlah ekspor dan impor pada hari ini. Data perdagangan dapat memberikan wawasan pasar lebih lanjut tentang keadaan ekonomi Tiongkok. Data ekonomi baru-baru ini, termasuk angka PMI resmi dan Caixin yang dilaporkan sebelumnya pada bulan Januari, menunjukkan perlambatan di…

Details

Awas! BI Pantau Ketat Trader Valas Sesuai Kode Etik

Bagaimana dinamika kurs Rupiah ke depan? Bukan hanya gejolak global dan reaksi¬†Bank Indonesia (BI) yang menentukan. Tapi juga bagaimana pasar valas Indonesia berkembang ke depan. Kurs Rupiah akan mudah bergejolak bila pasarnya tipis. Tapi pasar valas yang berkembang kebablasan tanpa kendali, juga akan membuka peluang berkembangnya spekulasi dan tekanan kurs. Terkait hal ini Bank Indonesia…

Details

Waspadai Gaduh Politik di Washington dan London

Pekan lalu menjadi periode yang indah bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah. Risk appetite pasar yang sedang membuncah menjadi berkah bagi keduanya. Sepanjang pekan lalu, IHSG melesat dengan penguatan 1,38% secara point-to-point. Sementara rupiah menguat 1,58% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penyebab penguatan IHSG dan rupiah adalah dialog dagang AS-China yang berlangsung pada…

Details