Perang Dagang Masih Hantui Pasar Saham Asia

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham asia pada perdagangan pagi ini masih mengalami tekanan. Investor masih fokus memperhatikan perkembangan perang dagang yang dipicu oleh kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menerapkan tarif untuk sejumlah produk impor terhadap sejumlah negara yang menjadi mitra dagang, termasuk China. Bursa saham Jepang dibuka langsung anjlok, dimana indeks…

Details

IHSG Babak Belur “Dikeroyok” The Fed dan Perang Dagang

Jakarta, CNBC Indonesia – Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berlanjut pada perdagangan pekan lalu. Faktor eksternal lebih dominan mempengaruhi sentimen investor dalam mengambil keputusan investasi. Setidaknya ada dua isu besar yang mempengaruhi perdagangan saham global pekan lalu, termasuk Indonesia. Pertama, keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed)…

Details

Perang Dagang China Dimulai, Bursa Asia Kompak Dibuka Memerah

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa-bursa Asia kompak dibuka terkoreksi dalam pada perdagangan hari ini. Kekhawatiran terjadinya perang dagang menjadi sentimen negatif yang membuat investor mulai melepas saham. Di bursa Asia, Indeks Hang Seng yang turunnya paling dalam. Pada awal perdagangan, bursa Hong Kong ini dibuka melemah 3,7% ke 29.930,23 poin. Pelemahan ini disebabkan karena investor…

Details

AS-China Perang Dagang, Dunia Meradang

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke zona merah setelah hanya sehari bertahan di teritori positif. Hari ini, risiko besar kembali menghantui IHSG yaitu perang dagang dalam skala global. I HSG ditutup melemah 0,93% ke 6.254,07 poin pada perdagangan kemarin. Sentimen positif dari hasil pertemuan the Federal Reserve/The Fed hanya mampu…

Details

Alasan BI Tetap Netral Saat Kebijakan Moneter Dunia Mengetat

Jakarta, CNBC Indonesia – Sikap netral Bank Indonesia (BI) masih dibutuhkan untuk mendorong perekonomian. Di tengah pengetatan kebijakan moneter yang dilakukan sejumlah negara, BI justru memilih bersikap netral. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan ini, bank sentral memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 4,25%. Keputusan…

Details