Pasokan Minyak Merosot, ICP Maret Terdongkrak ke US$ 63,6

Rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada Maret 2019 berdasarkan perhitungan Formula ICP tercatat mencapai US$ 63,60 per barel, naik sebesar US$ 2,29 per barel dari US$ 61,31 per barel pada bulan sebelumnya. Berdasarkan data Kementerian ESDM, peningkatan ini, antara lain disebabkan adanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap semakin berkurangnya pasokan minyak mentah global akibat kesepakatan negara-negara…

Details

UU Penundaan Brexit Disetujui Majelis Rendah Parlemen Inggris

Majelis Rendah Parlemen Inggris, Rabu (3/4/2019) waktu setempat, menyetujui undang-undang yang akan memaksa Perdana Menteri Theresa May untuk mengusahakan penundaan Brexit. Tujuannya demi mencegah keluarnya Inggris tanpa kesepakatan pada 12 April. UU yang diajukan oleh anggota parlemen dari oposisi Partai Buruh Yvette Cooper itu berhasil mendapatkan persetujuan dalam semua tahapan di Majelis Rendah dalam waktu…

Details

Jalan Sepertinya Mulus, Tapi Awas Jetlag!

Pasar keuangan Indonesia bergerak menguat pada perdagangan terakhir sebelum libur Isra Miraj. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah menguat. Pada Selasa (2/4/2019), IHSG ditutup menguat 0,36%. Wajar saja karena bursa saham utama Asia juga dihiasi warna hijau seperti Nikkei 225 yang menguat 0,97%, Hang Seng melesat 1,22%, Shanghai Composite melonjak 1,24%, Kospi melompat…

Details

Kabar Resesi AS Berlalu, Harga Emas Kembali Meredup

  Harga emas global pada perdagangan Selasa (26/3/2019) pagi ini kembali mengarah ke bawah seiring dengan naiknya keberanian investor memburu investasi berisiko tinggi. Hingga pukul 09:00 WIB, harga emas kontrak April di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) turun sebesar 0,11% ke posisi US$ 1.321,1/troy ounce, setelah menguat 0,78% pada perdagangan Senin kemarin (25/3/2019) Adapun…

Details

AS di Ambang Resesi, Haruskah RI Khawatir?

Optimisme para ekonom Amerika Serikat (AS) tentang prospek pertumbuhan ekonomi negaranya semakin suram. Ekonomi Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan melambat lebih lanjut pada tahun 2020, dengan pertumbuhan hanya 2%, kata para ekonom dari Asosiasi Nasional untuk Ekonomi Bisnis (NABE) dalam laporan triwulanan mereka yang dirilis Senin (25/3/2019). Meski untuk sementara ini proyeksi resesi pada tahun…

Details