Rupiah Bergerak Dibawah Nilai Rerata 20 Hari

Rupiah secara pergerakan kembali dalam tren koreksi minor, hingga berita ini di muat rupiah terpantau melemah 0,21% ke level Rp 14.125 per dolar Amerika Serikat (AS), Jumat (15/2/2019). Pada saat pembukaan depresiasi rupiah belum terlalu dalam, depresiasi tersebut semakin dalam setelah rilis data perdagangan internasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pada Januari 2019 sebesar US$ 13,87…

Details

Perang Dagang Masih Alot, Indeks Asia ‘Membara’

Kembali memanasnya hubungan dagang AS-China lantaran belum tercapainya titik temu terkait dengan perjanjian dagang membuat indeks saham Asia dibuka merah membara pada perdagangan di penghujung pekan ini, Jumat (15/02/2019). Pagi tadi, indeks Nikkei melemah 0,42%, indeks Hang Seng melemah 0,67%, indeks Shanghai melemah 0,25%, dan indeks Strait Times melemah 0,14%. Tak hanya itu, alotnya negosiasi…

Details

Defisit Neraca Dagang Januari 2019 Terbesar sejak 2014

Neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2019 mengalami defisit US$1,16 miliar. Adapun total ekspor Indonesia selama bulan lalu sebesar US$13,87 miliar dan total impor sebesar US$15,03 miliar. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto defisit Januari 2019 merupakan terbesar sejak 2014. Berdasarkan data BPS pada Januari 2014 defisit US$443,9 juta, Januari 2015 surplus US$632,3 juta, Januari…

Details

Rilis Data Ritel AS Mulai Batasi Penguatan Harga Minyak

Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Kamis (14/2) kemarin menguat. Bahkan, harga minyak mentah berjangka Brent menyentuh level tertingginya untuk tahun ini. Namun, kenaikan harga dibatasi oleh data belanja ritel AS yang merosot tajam. Data tersebut menambah kekhawatiran investor terhadap perlambatan ekonomi global. Dilansir dari Reuters, Jumat (15/2), harga minyak mentah berjangka Brent menguat US$0,96 atau 1,5…

Details

Karena OPEC, Harga Minyak Melonjak 20% Sejak Awal Tahun

Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Jumat ini (15/2) masih melanjutkan penguatan. Hingga pukul 08:30 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak April naik sebesar 0,63% ke posisi US$ 64,98/barel, setelah kemarin juga menguat 1,51%. Sementara harga minyak jenis lightsweet (WTI) kontrak Maret juga menguat sebesar 0,68% ke level US$ 54,78/barel, setelah ditutup naik 0,95% pada perdagangan…

Details

Deadline Negosiasi Dagang Diperpanjang? AS Buka Suara

Dua pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) yang tengah melakukan perundingan dagang di Beijing akan bertemu Presiden China Xi Jinping, Jumat (15/2/2019). Namun, belum ada keputusan apakah tenggat waktu 1 Maret akan diperpanjang demi memberi waktu bagi para negosiator untuk merampungkan perjanjian dagang antara kedua negara. Hal itu disampaikan oleh penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, Kamis…

Details

Trump Ngotot Bangun Tembok Batas, Benarkah AS dalam Bahaya?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetap ngotot ingin membangun tembok di perbatasan negaranya dengan Meksiko meskipun mendapat penolakan keras dari Partai Demokrat. Perseteruan mereka sempat membuat pemerintahan Negeri Paman Sam tutup dan lumpuh sebagian selama 35 hari sejak 22 Desember lalu karena anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Demokrat menolak mengalokasikan US$5,7 miliar untuk…

Details

Bursa Jepang Terpukul Aksi Ambil Untung

Bursa Jepang turun tipis pada penutupan perdagangan, Kamis (14/2/2019), karena investor ramai-ramai melakukan aksi ambil untung setelah pasar saham Tokyo mencapai level tertingginya dalam dua bulan terakhir. Indeks Nikkei 225 tercatat turun 0,02% atau 4,77 poin ditutup menjadi 21.139,71. “Indeks Nikkei jatuh ke wilayah negatif di akhir perdagangan karena aksi ambil untung setelah terjadi kenaikan…

Details

Saham Asia Bervariasi Jelang Data Perdagangan Tiongkok & Fokus Negosiasi Dagang

Saham Asia bervariasi di perdagangan pagi hari ini setelah para pedagang menunggu data perdagangan China dan hasil negosiasi perdagangan China-Amerika Serikat terbaru. Indeks Shanghai Composite diperdagangkan mendekati flat sementara Komponen Shenzhen naik tipis 0,1% pada pukul 09.30 WIB. Hang Seng Index Hong Kong turun 0,6%. Sentimen investor sedikit meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan…

Details