Wall Stret Disuntik Tenaga dari Gencatan Senjata AS-China

( REUTERS/Brendan McDermid) Indeks-indeks acuan Wall Street melesat kencang pada perdagangan hari Senin (3/11/2018) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk melakukan “gencatan senjata” selama 90 hari dalam perang dagang sengit yang telah mengguncang perekonomian global. Dow Jones Industrial Average melonjak 1,13% ke posisi 25.826,43, S&P 500 melompat 1,09% ke…

Details

Gapki: Penurunan pungutan ekspor CPO baru berdampak ke harga tahun depan

Rencana penurunan pungutan ekspor pada produk minyak kelapa sawit (CPO) diperkirakan baru memberi dampak perbaikan harga pada komoditas ini di Januari 2019. Pemerintah diharapkan dapat terlibat lebih erat dalam menciptakan regulasi dan iklim penyerapan CPO dalam negeri yang lebih kuat. Wakil Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (Gapki) Bidang Perdagangan dan Keberlanjutan, Togar Sitanggang…

Details

AS-China Sepakat Berdamai, Harga Minyak Melompat 4 Persen

 FOTO/Idhad Zakaria   Harga minyak mentah dunia melonjak hampir empat persen pada perdagangan Senin (3/12), waktu Amerika Serikat (AS). Penguatan terjadi setelah AS dan Chinasepakat untuk berdamai selama 90 hari terkait sengketa dagang antara keduanya. Selain itu, penguatan juga terjadi akibat perintah pemangkasan produksi minyak oleh pemerintah provinsi Alberta, Kanada serta rencana OPEC untuk melakukan langkah yang sama. Dilansir…

Details

Perang Dagang Reda, Harga Emas Cetak Rekor

(Liputan6.com/Angga Yuniar)   Harga emas naik ke level tertinggi dalam hampir sebulan pada hari Senin karena dolar Amerika Serikat (AS) melemah usai AS dan China menyetujui gencatan senjata sementara, meredakan perang dagang antara kedua negara. Dikutip dari Reuters, Selasa (4/12/2018), harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD 1.228,67 per ounce, setelah menyentuh titik tertinggi sejak 7 November…

Details

IHSG Berpeluang Kembali Menguat Hari Ini

Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Kondisi ini didukung oleh meredanya ketegangan terkait dengan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China di mana keduanya menunda pengenaan tarif baru selama 90 hari. Valbury Sekuritas Indonesia menilai dengan kesepakatan keduanya ini maka eskalasi perang…

Details

Taking Profit Mengintai, Cermati Saham-saham Berikut Ini

Foto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto   Kemarin (3/12/2018) Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,03% ke level 6.118,32 poin. Penyebabnya, kondisi global dan regional yang sedang kondusif. Kondisi nan kondusif ini berasal dari kesepakatan Amerika dan China yang memutuskan untuk tidak menaikkan tarif bea impor selama 90 hari dan mengintensifkan pembicaraan negosiasi perdagangan. Dari…

Details

So Sweet, AS-China Sedang ‘Lucu-lucunya’!

(REUTERS / Kevin Lamarque)   Pasar keuangan Indonesia menutup perdagangan awal Desember dengan perkasa. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat, sementara imbal hasil (yield) obligasi pemerintah terus menurun. Pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir dengan penguatan signifikan yaitu 1,03%. Ini merupakan penguatan harian tertinggi sejak April silam.…

Details

China-AS Gencatan Senjata, Harga Minyak Melambung 5% !

Foto: ist   Pada perdagangan hari Senin (3/12/2018), harga minyak mentah jenis brent kontrak Februari 2019 melambung sebesar 4,94% ke level US$62,4/barel, hingga pukul 11.47 WIB. Di waktu yang sama, harga minyak mentah light sweet kontrak Januari 2019 juga melompat 5,38% ke level US$53,67/barel. Kedua harga minyak mentah kontrak berjangka tersebut kompak meroket di awal bulan Desember 2018,…

Details

AS-China Gencatan Senjata, Benarkah Perang Dagang Selesai?

(Foto: CNBC)   Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping telah sepakat untuk sementara menghentikan perang dagang di antara keduanya yang telah mengancam pertumbuhan ekonomi global. Namun, beberapa analis mengatakan kesepakatan gencatan senjata yang lemah itu sebenarnya tidak menyelesaikan masalah inti di antara keduanya. Gedung Putih mengatakan akan menunda selama 90 hari rencana…

Details