Menanti Nakhoda Baru BI

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya memutus rantai koreksi dengan penguatan pada perdagangan kemarin. Hari ini, pelaku pasar layak menyimak perkembangan uji kepatutan dan kelayakan calon Gubernur dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). IHSG ditutup menguat 0,15% ke 6.209,35 poin pada perdagangan kemarin. Sebanyak tujuh sektor saham ditutup naik, dipimpin oleh…

Details

Terapresiasi 0,14%, Rupiah Terkuat Sejak Akhir Februari

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan hari ini. Meredanya sentimen perang dagang menyebabkan minat investor untuk mengambil risiko (risk appetite) mulai kembali. Pada Selasa (27/3/2018), US$ 1 pada pembukaan pasar dihargai Rp 13.715. Rupiah menguat 0,14% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya, dan mencapai titik terbaik…

Details

Peluang IHSG Rebound Terbuka Lebar Hari Ini

Jakarta, CNBC Indonesia – Analis menilai, hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rebound setelah beberapa waktu terakhir indeks bursa dalam negeri terus melemah terdampak sentimen perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. 
 Head of Research MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan aksi beli sudah mulai tampak dari pelaku pasar sejak perdagangan sesi…

Details

Tensi Perang Dagang Turun, Bursa Asia Dibuka di Zona Hijau

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham utama Asia pada perdagangan pagi ini mulai kembali menunjukkan kegairahannya. Investor mulai optimistis, seiring dengan tensi perang dagang antara dua negara adidaya ekonomi Amerika Serikat (AS) dan China mulai mereda. Dari bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 1,06% dan Indeks Tokyo Stocks Index Price (TOPIX) naik sebeesar 1,17%.…

Details

Kabar Gembira untuk Kita Semua: Perang Dagang Mereda

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terkoreksi sampai penutupan perdagangan kemarin. Namun hari ini IHSG berpeluang rebound karena ada kabar gembira. IHSG ditutup melemah 0,17% ke 6.200,17 poin. Sentimen negatif bagi bursa saham dalam negeri masih didominasi oleh faktor eksternal, utamanya berasal dari hasil pertemuan The Federal Reserve/The Fed yang mengecewakan…

Details