FIRST NEWS

Dow Jones pun sempat diperdagangkan pada level dibawah 10.000, ini untuk pertama kalinya dalam 3 bulan terakhir. Lantai bursa dibanjiri sentimen negatif, termasuk meningkat...

CURRENCY NEWS

Yen melemah sewaktu rebound di saham dan prospek bahwa ukuran stimulus perekonomian akan bertahan di tempatnya kembali mengikis permintaan untuk mata uang Jepang sebagai tempat perlindungan.

Wow...80% Karyawan BRI Outsourcing
INDONESIA HIGHLIGHT NEWS - Post 26-Mei-2010
BERITA INDONESIA HIGHLIGHT TERKAIT
    Wow...80% Karyawan BRI Outsourcing
Sebanyak 80 persen dari karyawan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ternyata berstatus sebagai karyawan outsourcing. Hal itu untuk menghindari besaran biaya operasional perseroan.     posted 26-Mei-2010
    Kementerian Panggil 12 BUMN Penunggak Pajak
Tujuan pemanggilan untuk menelusuri apakan BUMN itu masih memiliki tunggakan pajak.     posted 08 April 2010
    Harga Beras Dalam Negeri Lebih Tinggi!
Menteri Pertanian Suswono menyatakan kenaikan harga beras tersebut disebabkan berkurangnya pasokan dari sentra produksi     posted 30-maret-2010
Sebanyak 80 persen dari karyawan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ternyata berstatus sebagai karyawan outsourcing. Hal itu untuk menghindari besaran biaya operasional perseroan. "Karyawan outsourcing diperuntukkan bagi frontliner BRI. Kami mengambil outsourcing karena untuk menghindari biaya operasional (gaji karyawan) yang tinggi," ungkap Kadiv Layanan dan Jaringan BRI Luki Presisa Budi Utami saat Seminar Strategi Meningkatkan Laba dan Daya Saing Bank Melalui Pelayanan Prima di Hotel Ritz Carlton Kuningan Jakarta, Rabu (26/5/2010). Hingga akhir 2009, jumlah frontliner BRI sebesar 30 ribu orang. Sedangkan yang merupakan karyawan outsourcing mencapai 24 ribu orang atau 80 persen dari total frontliner. Karyawan tersebut diperuntukkan bagi bank di lini depan dan untuk menggantikan karyawan yang sudah berusia di atas 35 tahun ke atas. "Namun kami tetap memberikan edukasi tentang perbankan dan kami juga menawarkan kesempatan menjadi karyawan senior. Hal itu dilakukan jika karyawan berprestasi," jelasnya. Kendati demikian, pihaknya juga mengalami turn over yang tinggi. Namun hal itu dianggap sesuatu yang biasa. Pihaknya akan terus memotivasi karyawan terkait penjualan produk demi mencapai laba. Nantinya, perseroan juga akan memberikan reward dan punishment sesuai prestasi yang dilakukan. Managing Director Marketing Research Indonesia Ermina Yuliarti menjelaskan perseroan tidak perlu khawatir terhadap karyawan outsourcing. Masalahnya adalah bagaimana perseroan mengelola karyawan tersebut untuk meningkatkan profit perusahaan. "Tidak perlu khawatir terhadap karyawan outsourcing. Bahkan ada perbankan yang memiliki 100 persen karyawan outsourcing," jelas Ermina. Sehingga, saran Ermina, perusahaan harus terus mengedukasi karyawan demi meningkatkan laba perseroan. Selain itu, harus mengikuti budaya dan strategi perusahaan.


 

 

Copyright First State Futures 2009