IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global ke 3,5%

Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini dari 3,7% menjadi 3,5% pada 2019 dan 3,7% menjadi 3,6% di 2020. Pada laporan World Economic Outlook (WEO) edisi Januari 2019, IMF menyatakan, penurunan proyeksi tersebut karena sebagian didorong oleh efek negatif dari kenaikan tarif yang diberlakukan di Amerika Serikat dan…

Details

PBB Ramal Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2019-2020 Mandek

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2019-2020 akan mandek di level 3 persen. Dalam laporan bertajuk Situasi dan Prospek Ekonomi Dunia PBB 2019 yang diluncurkan di Markas PBB, Senin (21/1) kemarin, mereka menyatakan pertumbuhan tersebut turun jika dibandingkan 2018. Pada 2018 ini, ekonomi dunia masih bisa tumbuh ke level 3,1 persen. Selain dunia, laporan tersebut…

Details

Ini Sentimen yang akan Mempengaruhi Harga CPO

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, harga minyak kelapa sawit mentah CPO di Bursa Derivatif Malaysia naik 1,27% ke posisi MYR 2.226/ton. Harga tersebut merupakan level yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir Secara mingguan, harga CPO menguat sebesar 2,53% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga komoditas agrikultur andalan Indonesia ini telah terangkat 4,95%. Aura…

Details

PM Inggris Ajukan Tawaran Terakhir Demi Kesepakatan Brexit

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengumumkan perubahan pada kesepakatan Brexit yang banyak dikecam, Senin (21/1/2019). Ia berharap dapat memenangkan hati anggota parlemen yang telah menolak mentah-mentah proposalnya pekan lalu. Poin penting dalam kesepakatan Brexit-nya adalah kesepakatan untuk memastikan tidak ada perbatasan yang ketat antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia. Beberapa pendukung Brexit merasa klausul “backstop”…

Details

Terlemah Dalam 3 Minggu! Harga Emas Dihantam Dolar

Siang hari ini (22/1/2019) hingga pukul 11:30 WIB, harga emas di pasar berjangka kontrak Februari 2019 kembali melemah sebesar 0,35% di posisi US$ 1.278,1/troy ounce, setelah sebelumnya ditutup stagnan di posisi US$ 1.282,6/troy ounce. Pada posisi ini, harga emas berada pada level terendahnya dalam 3 minggu. Secara mingguan harga emas amblas 0,76% secara point-to-point, sedangkan sejak…

Details

IMF Bikin Rupiah Labil

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kurs acuan melemah hari ini. Di pasar spot, rupiah bergerak labil dan dekat dengan zona merah. Pada Selasa (22/1/2019), kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar/Jisdor berada di Rp 14.221. Rupiah melemah 0,06% dibandingkan posisi hari sebelumnya. Pelemahan hari ini membuat rupiah terdepresiasi selama 6 hari beruntun di…

Details

Tak Cuma Jepang, RI Juga Perlu Waspadai Risiko Resesi Eropa

Perlambatan ekonomi global sepertinya menjadi tema besar pada tahun ini. Kegundahan pelaku pasar mulai terlihat, suara-suara sumbang semakin nyaring terdengar. Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2019 dari 3,7% menjadi 3,5%. Tanda-tanda perlambatan ekonomi, bahkan resesi, mulai bermunculan. Kemarin, pelaku pasar mengkhawatirkan potensi resesi di Jepang. Berdasarkan jajak pendapat yang digelar…

Details

Dolar ‘Anteng’ Siang Ini, Pembicaraan Dagang China-AS Jadi Fokus

Dolar AS sedikit berubah pada hari Jumat di sesi Asia setelah diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari sebelumnya di tengah optimisme kemajuan dalam pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks dolar AS – yang melacak greenback terhadap mata uang lainnya yang terakhir diperdagangkan di 95,732 pada pukul 12.01 WIB – naik 0,02%. Mengutip dari berbagai sumber, Wall Street…

Details

Langkah OPEC Bikin Harga Minyak Kembali ‘Mendidih’

Harga minyak mentah dunia pada Jumat pagi hari ini (18/1/2019), kembali naik. 

Hingga pukul 08:15 WIB, harga minyak Brent kontrak Maret 2019 menguat 0,64% ke posisi US$ 61,57/barel setelah sebelumnya anjlok 0,23% kemarin. Adapun minyak jenis lightsweet (WTI) kontak Februari 2019 naik 0,98% ke posisi US$ 52,58/barel, setelah melemah 0,46% pada penutupan perdagangan sebelumnya. Secara mingguan, harga…

Details

AS-China Kian Mesra, Bursa Asia Kompak Menguat

Bursa saham utama kawasan Asia kompak dibuka menguat pada perdagangan hari ini: indeks Nikkei naik 0,35%, indeks Shanghai naik 0,32%, indeks Hang Seng naik 0,89%, indeks Straits Times naik 0,22%, dan indeks Kospi naik 0,44%. Sentimen positif berupa damai dagang AS-China berhasil mengangkat kinerja bursa saham regional. Kemarin (17/1/2019), Kementerian Perdagangan China mengatakan bahwa Wakil…

Details