Pasokan dari Negara Produsen Seret, Harga Batu Bara Naik

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga batu bara Newcastle kontrak acuan menguat 0,31% ke US$114,5/Metrik Ton (MT) pada penutupan perdagangan hari Rabu (19/9/2018). Dengan pergerakan tersebut, harga si batu hitam mampu memupus pelemahan selama 2 hari berturut-turut sebelumnya, sekaligus bangkit dari level terendahnya dalam 3 bulan terakhir (sejak 22 Juni 2018). Sentimen positif yang menopang harga batu bara kemarin…

Details

Stok Minyak AS Tertekan, Harga Minyak Dunia Menguat

Jakarta, CNN Indonesia — Harga minyak mentah berjangka menanjak hampir 2 persen pada perdagangan Rabu (19/9), waktu Amerika Serikat (AS). Penguatan dipicu penurunan stok minyak mentah yang terjadi selama lima pekan berturut-turut. Selain itu, permintaan bensin AS juga meningkat. Padahal, terjadi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global akibat pengenaan sanksi AS terhadap Iran. Dilansir dari…

Details

Dolar AS Loyo Akibat Perang Dagang, Harga Emas Menguat

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas COMEX kontrak pengiriman Desember 2018 bergerak menguat sebesar 0,32% ke US$1.206,7/troy ounce, pada perdagangan hari ini Rabu (19/8/2018) hingga pukul 11.44 WIB. Dengan pergerakan tersebut harga sang logam mulia mampu rebound pasca kemarin mengalami penurunan sebesar 0,24%. Energi positif bagi penguatan harga emas hari ini datang dari dolar Amerika Serikat (AS) yang justru…

Details

Pukul 10:00 WIB: Rupiah Masih Bertahan di Level Rp 14.900/US$

Jakarta, CNBC Indonesia – Kurs rupiah masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini. Posisi rupiah masih bertahan di level Rp 14.900/US$.. Pada Rabu (19/9/2018) pukul 10:00 WIB, US$1 ditransaksikan pada Rp 14.900 di pasar spot. Rupiah melemah 0,34% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin. Sementara itu, harga jual dolar AS di beberapa bank nasional masih bertahan di atas…

Details

Perang Dagang Berlanjut, Bursa Jepang Dibuka Melemah

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Jepang dibuka lebih rendah pada perdagangan hari Selasa (18/9/2018) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif impor baru terhadap berbagai produk China senilai US$200 miliar (Rp 2.978 triliun) dini hari tadi. Indeks acuan Nikkei 225 tergelincir turun 0,18% ke 23.052,72 sementara indeks Topix melemah 0,15% menjadi 1.726,07 di…

Details