Timur Tengah “Panas”, Harga Emas Naik Terbatas

Pergerakan harga emas masih cenderung terbatas, setelah terkoreksi empat hari berturut-turut pada pekan lalu. Pada perdagangan Senin (20/5/2019) pukul 09:00 WIB, harga emas kontrak pengiriman Juni di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) menguat 0,16% ke level US$ 1.277,7/troy ounce. Sedangkan harga emas di pasar spot terpantau terkoreksi terbatas 0,03% menjadi US$ 1.276,76/troy ounce. Selama…

Details

Sebabkan Defisit Parah, Ini 4 Alasan Harga CPO Terjun Bebas

Salah satu penyebab defisit neraca perdagangan Indonesia adalah turunnya harga salah satu komoditas ekspor andalan, yaitu minyak kelapa sawit dan olahannya. Sepanjang Januari-April 2019, nilai ekspor minyak hewan/nabati (yang sebagian besar merupakan hasil sawit) hanya sebesar US$ 5,43 miliar, atau anjlok 19,88% dibanding Januari-April 2019 yang sebesar US$ 6,78 miliar. Padahal berdasarkan keterangan Kepala Badan…

Details

Investor Move On dari Perang Dagang, Harga Emas Terkoreksi

Harga emas kembali terkoreksi akibat sentimen perang dagang AS-China yang sudah mulai surut. Meskipun demikian, pergerakan harga emas masih cenderung terbatas karena investor masih tetap berjaga-jaga. Pada perdagangan Kamis (16/5/2019) pukul 11:15 WIB, harga emas kontrak pengiriman Juli di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) terkoreksi 0,06% menjadi US$ 1.296,7/troy ounce. Sedangkan harga emas di…

Details

Pipa Aramco Diserang, Harga Minyak Dunia Melesat

  Harga minyak mentah lanjut menguat seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Ketegangan tersebut menimbulkan kekhawatiran terjadinya disrupsi terhadap pasokan minyak mentah global. Pada perdagangan Jumat (17/5/2019), harga minyak Brent kontrak pengiriman Juli menguat hingga 0,56% ke level US$ 73,03/barel. Sementara light sweet (WTI) naik 0,75% ke level US$ 63,34/barel. Penguatan harga juga terjadi setelah Brent…

Details

Geopolitik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Mulai Mendidih

Harga minyak mentah dunia masih terus menanjak akibat meningkatnya ketegangan yang terjadi di Timur Tengah. Pada perdagangan Kamis (16/5/2019) pukul 10:00 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak pengiriman Juli naik hingga 0,59% ke posisi US$ 72,19/barel, setelah kemarin juga menguat 0,74%. Sementara harga minyak light sweet (WTI) yang jadi patokan pasar Amerika, untuk kontrak pengiriman Juni,…

Details

Dolar AS Perkasa, Harga Emas Terpukul

Harga emas turun dari level tertinggi satu bulan pada Selasa (Rabu pagi WIB) terpukul penguatan pasar saham dan dolar Amerika Serikat (AS) usai AS dan China sepakat melanjutkan negosiasi untuk mengakhiri perang dagang. Dilansir dari Reuters, Rabu (15/5/2019), harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 1.295,18 per ounces, setelah menyentuh USD 1.303,26…

Details

Ancaman Trump Mengangkat Yen Jepang, USDJPY Menunggu Pemulihan Hubungan AS-China

Perdagangan pada pekan lalu cukup terjadi kebingungan arah pergerakan harga karena adanya penyaringan pada berita-berita utama perdagangan. Kabar paling awal dimulai oleh sikap pasar yang pesimis atas pernyataan Trump yang akan menaikkan tarif atas barang-barang China yang masuk ke AS menjadi sebesar 25 persen dari sebelumnya 10 persen. Hal ini dilakukan karena Amerika Serikat menilai…

Details

Perang Dagang Masuk Ronde 2, Harga CPO Malah Menguat

Setelah empat hari berturut-turut melemah, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) balik menguat. Rencana pemerintah China untuk memberlakukan tarif pada produk kedelai Amerika Serikat (AS) tampaknya menjadi sentimen yang memberikan pijakan pada CPO. Pada perdagangan Selasa (14/5/2019) pukul 10:30 WIB, harga CPO kontrak pengiriman Juli di bursa Malaysia Derivatives Exchange menguat 0,55% ke posisi…

Details

Mulai Jenuh Dengan Perang Dagang, Harga Minyak Balik Menguat

Harga minyak mentah dunia kembali menguat setelah amblas cukup dalam akibat sentimen perang dagang Amerika Serikat (AS)- China. Pada perdagangan Selasa (14/5/2019) pukul 08:30 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak pengiriman Juli menguat 0,11% menjadi US$ 70,31/barel, setelah terkoreksi 0,55% kemarin (13/5/2019). Adapun harga light sweet (WTI) kontrak pengiriman Juni naik 0,20% ke level US$…

Details