Yen Menguat Dipicu Besarnya Minat Investor Pada Aset Safe Haven

Yen menguat pada hari Senin, seiring meningkatnya minat terhadap aset safe-haven setelah Washington dan Beijing memberlakukan tarif tambahan pada ekspor masing-masing, menambah muramnya prospek ekonomi global. Menurut berita yang dilansir Reuters Senin (02/09), Amerika Serikat mengenakan tarif impor 15% untuk berbagai produk asal Cina mulai hari Minggu – termasuk alas kaki, jam tangan pintar, dan…

Details

Sinetron Perang Dagang Masih Lanjut, China Lapor AS ke WTO

Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang diperkirakan terjadi September ini tidak serta merta mengindikasikan bahwa perang dagang bakal berakhir. Buktinya, China kini melaporkan AS ke Organisasi Perdagangan Dunia alias WTO atas kenaikan tarif bea masuk yang dibebankan. Sebagaimana dilaporkan CNBC International, laporan itu dibuat China, Senin (2/9/2019). Dalam sebuah pernyataan, China menegaskan kebijakan…

Details

Ayo Nabung Emas! Masih Bisa Naik, AS-China Belum Damai

Arah pergerakan harga emas dunia sedang dicermati oleh para pemodal saat pasar keuangan global sedang bergejolak. Pada peradangan awal pekan, harga emas dunia sempat menguat tipis. Setelah selama sepekan terakhir, harga emas terkoreksi tipis 0,01%. Namun jelang siang hari, harga emas mulai ini meredup dan penguatannya terus terpangkas. Hingga akhirnya tadi malam harga emas sempat…

Details

Investasi pada Dolar Australia Rugi 5,74%, Kenapa?

Kinerja mata uang Dolar Australia (AUD) terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) sejak awal tahun hingga bulan Agustus 2019 bisa dikatakan anjlok. Secara akumulatif, Dolar Australia melemah 4,44% dan diperdagangkan pada level AUD 0.673/USD di pasar spot pada penutupan Jumat (30/08/2019), berdasarkan data yang dihimpun Refinitiv (Reuters). Sedangkan jika diperbandingkan dengan rupiah, ternyata pelemahan Negeri Kanguru tersebut lebih dalam…

Details

Harga Minyak Turun Terpukul Pemberlakuan Tarif Impor Baru AS-Cina

Harga minyak jatuh pada Senin pagi setelah tarif baru yang dikenai masing-masing negara Amerika Serikat dan Cina mulai diberlakukan. Hal ini meningkatkan kekhawatiran tekanan lebih lanjut pada pertumbuhan global dan permintaan minyak mentah. Menurut berita yang dilansir Reuters Senin (02/09) pagi, minyak mentah Brent melemah 42 sen, atau 0,7%, pada $58,83 per barel pukul 07.41…

Details

Perang Dagang AS-China Bikin Harga Minyak Anjlok 2,5%!

Harga minyak dunia bergerak turun pagi ini. Bahkan penurunan untuk harga minyak jenis brent lumayan dalam. Pada Senin (2/9/2019) pukul 08:33 WIB, harga minyak jenis light sweet turun 0,16%. Namun brent anjlok sampai 2,5%. Sepertinya investor kembali mencemaskan risiko perlambatan ekonomi global akibat perang dagang AS-China yang tidak kunjung reda. Bahkan perang dagang tersebut memasuki babak baru.…

Details

Harga CPO di Bursa Malaysia Terkoreksi untuk Hari Ketiga

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di bursa berjangka Malaysia diperdagangkan dengan rentang sempit pada sesi pagi ini Jumat (30/8/2019), melanjutkan koreksi untuk hari ketiga. Koreksi tersebut terjadi menyusul tekanan yang menimpa harga olahan sawit di Dalian Commodity Exchange China, sementara harga minyak kedelai yang menjadi substitusinya bergerak menguat di Chicago Board of Trade…

Details