Dibayangi Pelemahan Permintaan, Harga Minyak Terkoreksi

Setelah sempat melonjak lebih dari 2%, harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi pada pagi hari ini. Bayang-bayang pelemahan permintaan minyak dunia masih menjadi faktor yang memberi beban pada harga si emas hitam. Pada perdagangan hari Selasa (20/8/2019) pukul 09:30 WIB, harga minyak Brent kontrak pengiriman Oktober melemah 0,1% ke level US$ 59,68/barel. Sementara harga minyak…

Details

Emas Bergerak ke Dua Arah, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya

Pergerakan harga emas dunia masih dua arah pada pagi hari ini. Meredanya isu resesi menjadi salah satu faktor yang membuat risk appetite pelaku pasar meningkat. Namun peluang untuk penurunan suku bunga acuan Bank Sentral AS yang lebih agresif bisa memberi fondasi bagi harga si logam mulia. Pada perdagangan hari Selasa (20/8/2019) pukul 09:00 WIB, harga emas kontrak pengiriman…

Details

Siap-Siap, Resesi Terjadi Tahun 2020 atau 2021

Sebagian besar ekonom dunia percaya resesi akan terjadi. Namun, tidak dalam waktu dekat. Hal ini terlihat dari hasil survei Asosiasi Nasional untuk Ekonom Bisnis (NABE) yang dirilis pada hari Senin (19/8/29). Mayoritas ekonom memproyeksikan resesi kemungkinan besar akan terjadi 2020 atau 2021. “Sekarang hanya ada 2% dari 226 responden yang memproyeksikan resesi terjadi tahun ini,…

Details

Harga Minyak Naik Lagi Meski Permintaan Turun, Kok Bisa?

Harga minyak mentah dunia menguat pagi hari ini. Adanya harapan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memangkas produksi lebih dalam membuat pelaku pasar mengapresiasi harga si emas hitam. Pada perdagangan hari Senin (19/8/2019) pukul 08:30 WIB, harga minyak Brent kontrak pengiriman Oktober naik 0,34\\73% ke level US$ 59,07/barel. Sementara harga minyak light sweet (West Texas…

Details

Harga CPO Amblas Lagi, Padahal Mau Dijadikan Avtur Lho!

Harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) melemah seiring dengan apresiasi nilai tukar ringgit terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, aksi ambil untung juga mewarnai pergerakan harga CPO hari ini. Pada perdagangan hari Selasa (19/8/2019) pukul 11:30 WIB, harga CPO kontrak pengiriman Oktober di Bursa Malaysia Derivatives Exchange (BMDEX) melemah 0,68% ke level…

Details

Trump: AS Baik-Baik Saja Dengan China dan Tidak Ada Resesi

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan hubungan negaranya dengan China dalam keadaan baik-baik saja. Ia bahkan mengatakan kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu sedang melakukan pembicaraan produktif. “Kami melakukannya dengan sangat baik dengan China, dan berbicara!,” tulis Trump di akun Twitternya, Minggu (18/8/19). Dalam postingan lainnya di hari yang sama, Trump mengatakan…

Details

Mr Trump Suka Labil, Harga Emas Masih Berpeluang Melesat

Harga emas dunia pada penutupan perdagangan pekan lalu sempat stagnan. Tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China menahan reli emas, setelah sebelumnya pelaku pasar dikejutkan dengan ancaman resesi di Negeri Paman Sam tersebut. Hingga akhir pekan lalu emas diperdagangkan di kisaran US$ 1.519.64/troy ons, berdasarkan data investing.com. Foto: investing.com Melihat grafik harian tampak…

Details

Masih Pagi Kok Harga Emas Udah Loyo, Kenapa?

Harga emas dunia kembali terkoreksi pada pagi hari ini. Harapan damai dagang Amerika Serikat (AS)-China masih menjadi sentimen utama yang menekan harga emas. Namun, kemungkinan adanya penurunan suku bunga acuan Bank Sentral AS (The Fed) yang lebih tajam masih memberikan dorongan ke atas bagi si logam mulia. Pada perdagangan hari Senin (19/8/2019) pukul 07:00 WIB, harga emas…

Details

Pelaku Pasar Mulai Ceria, Rupiah Kian Perkasa

Rupiah mengawali pekan dengan penguatan melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (19/8/19) pagi, melanjutkan penguatan pada Jumat pekan lalu. Membaiknya sentimen pelaku pasar membuat aset-aset berisiko kembali menguat, dan turut mengerek performa Mata Uang Garuda, bahkan sempat menembus ke bawah 14.200/US$. Sebenarnya sentimen positif sudah bermunculan sejak Jumat lalu. Kecemasan akan perang dagang sedikit…

Details