Dolar AS Naik Dipicu Berkurangnya Harapan Perundingan Dagang

Dolar AS berhasil menguat Jumat pagi. Tanda-tanda baru perlambatan ekonomi global dan sedikit kemajuan yang terlihat menuju gencatan perang dagang Cina-AS membuat minat investor kini menghindar dari aset berisiko. Menurut laporan yang dilansir Reuters Jumat (15/11), bukti terbaru perang dagang AS-Cina telah merusak ekonomi global digambarkan pada angka pertumbuhan Cina dan Jepang yang dirilis di…

Details

Kabar Baik AS-China Bawa Harga Minyak Mentah Naik

Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan pagi ini, Jumat (15/11/2019). Kenaikan harga minyak dipicu oleh optimisme damai dagang AS-China dan rilis laporan bulanan OPEC. Harga minyak mentah kontrak jenis Brent naik 0,4% menjadi US$ 62,53/barel, sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate naik 0,48% menjadi US$ 57,04/barel dibanding penutupan pada perdagangan kemarin. Optimisme damai…

Details

Harga CPO Anjlok, tapi Masih Bisa Naik Kok!

Harga minyak sawit mentah (CPO) melemah pagi ini, Jumat (15/11/2019). Namun secara fundamental, harga CPO masih berpotensi terdongkrak. CPO kontrak pengiriman 3 bulan diperdagangkan di harga RM 2.576/ton jelang siang hari ini. Harga ambles 30 ringgit atau turun 1,15% dibanding penutupan perdagangan kemarin. Secara fundamental, harga CPO masih berpotensi terdongkrak dengan adanya potensi penurunan produksi…

Details

Pukul 13:00 WIB: Rupiah Masih Kuat di Rp 14.060/US$

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di perdagangan pasar spot hari ini, mendekati level Rp 14.000/US$. Pada Jumat (15/11/2019), US$ 1 dibanderol Rp 14.060/US$ di pasar spot.¬†Rupiah menguat 0,14% dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya. Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 12:52 WIB: Periode Kurs 1…

Details

Yen & Franc Swiss Naik Dipicu Keraguan Pasar atas Kesepakatan Dagang

Keraguan apakah Amerika Serikat dan Cina akan dapat mewujudkan kesepakatan perdagangan awal memicu penguatan mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss pada Kamis (14/11) pagi, dan sebaliknya menekan turun yuan. Menambah tekanan, menurut laporan yang dilansir Reuters pada Kamis (14/11) pagi, data penjualan ritel, output industri dan investasi Cina yang lebih kecil dari…

Details

Awan Mendung Selimuti Asia, Resesi?

Kabar kurang enak beredar di Asia hari ini. Data-data ekonomi terbaru menunjukkan perlambatan ekonomi menjangkiti Benua Kuning dan bukan tidak mungkin bakal terjadi resesi. Pagi tadi, Jepang mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019 sebesar 0,2% secara kuartalan yang disetahunkan (annualized). Jauh melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang mampu tumbuh 1,8% dan menjadi laju pertumbuhan terlemah sejak…

Details

The Fed: Ekonomi AS Konsisten, Suku Bunga Ogah Dipangkas

Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve atau The Fed menegaskan tidak akan mungkin melakukan penyesuaian suku bunga dalam waktu dekat ini. Apalagi saat ekonomi terus mencatatkan pertumbuhan seperti saat ini. “Kami memproyeksikan arah kebijakan moneter saat ini sepertinya tidak akan berubah, selama data ekonomi masih tetap konsisten seperti ini di mana prospek pertumbuhan ekonomi…

Details